Updated 27 January 2026
Indonesia kembali menyaksikan perjuangan besar dari tim Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) papan atas, Alter Ego Esports, di panggung dunia M7 World Championship. Meski tampil sebagai tuan rumah dan mendapat dukungan besar dari publik, Alter Ego harus puas menyelesaikan turnamen sebagai runner-up setelah dikalahkan tim kuat asal Filipina, Aurora Gaming PH, di partai Grand Final.
Grand Final yang digelar pada 25 Januari 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, berakhir dengan kemenangan telak Aurora Gaming PH atas Alter Ego dengan skor 4-0 dalam format best of seven. Aurora tampil sangat dominan dari awal hingga akhir, mengendalikan tempo permainan dan objektif, sehingga Alter Ego kesulitan untuk bangkit.
Dengan kemenangan ini, Aurora Gaming PH kembali membawa pulang trophy juara dunia M7 — memperpanjang tradisi tim-tim Filipina yang sering jadi juara di turnamen dunia Mobile Legends.
Walaupun gagal jadi juara, Alter Ego mendapatkan hadiah sekitar USD 150.000 (sekitar Rp 2,5 miliar) sebagai tim peringkat kedua dari total prize pool sekitar USD 1 juta. Pencapaian ini menjadi prestasi membanggakan mengingat level persaingan di turnamen ini sangat tinggi.
Perjalanan Alter Ego menuju final tidak mudah. Mereka berhasil melewati berbagai lawan kuat termasuk dari regional lain dan mengamankan slot final melalui lower bracket, menunjukkan kerja keras, strategi yang matang, dan semangat juang tinggi.
Walau belum membawa pulang gelar, pencapaian ini merupakan bukti bahwa skena esports Indonesia, khususnya Mobile Legends, terus berkembang dan mampu bersaing di level internasional.
Kekalahan ini memicu beragam reaksi dari komunitas MLBB internasional, dengan banyak yang mengakui performa Aurora namun tetap memberikan apresiasi untuk Alter Ego yang berhasil sampai ke puncak turnamen dunia.
Bagi Alter Ego, menjadi runner-up M7 bukan akhir dari perjalanan — ini jadi pelajaran berharga dan motivasi untuk kembali lebih kuat di turnamen global berikutnya.